TELAAH KITAB: SUNAN AT-TIRMIDZI jilid I


Nama: Annisa Nurhalisa

NIM : 175231037

Fakultas/Jurusan: FEBI – Perbankan Syariah/2A

Menelaah Kitab Sunan At-Tirmidzi Jilid I

·         Isi kitab

1)      Tampilan Luar

Kitab asli Sunan At-Tirmidzi memiliki hard cover warna hitam. Pada cover depan terdapat tulisan judul dengan tinta berwarna emas dan perak, ada terdapat angka 1 dalam aksara Arab berwarna emas. Pada cover depan kitab terdapat gambar ornament gapura yang berwarna perak guna sebagai tepi judul kitab tersebut. Pada cover belakang Kitab hanya warna hitam yang tengahnya terdapat logo penerbit.



2)      Tampilan Dalam

Dalam Kitab terdapat kertas (sedikit tebal) berwarna hijau tua. Di  di awal dan akhir kitab sebagai cover kedua. Di kertas tersebut ada tulisan arab watermark berwarna hitam sebagai hiasan. Lalu, halaman pertama terdapat judul kitab dengan bahasa Arab bertinta hitam. Terdapat cap perpustakaan jaman dahulu. Kertas dalam kitab yang berwarna putih telah menjadi sedikit cokelat. Walau kitab telah lama dierbitkan, kondisi dalam masih layak dibaca dan digunakan. Kitab rawan untuk lepas dengan hard-cover, namun lembaran dari ke satu halaman ke halaman lain masih baik.



3)      Sintetika Penulisan

Penulisan di dalam kitab tersebut menggunakan tinta hitam semua. Di atas lembaran terdapat format halaman. Jadi saat halaman bernomor genap, bertuliskan aksara Arab “Sunan Ar-Tirmidzi”. Halaman yang bernomor ganjil, bertuliskan aksara Arab mengenai bab yang dibahas. Nomor halaman pada kitab terdapat di atas lembaran pojok kanan. Dan batas antara format judul yang samping kanannya nomor halaman dengan isi Kitab adalah garis hitam. Panjang garis tersebut mengikuti rata isi kitab tersebut. Nomor hadist, ukuran font-nya lebih dibesarkan. Daftar isi dari kitab tersebut berada di lembar akhir.









4)      Contoh Hadist



79. BAB TENTANG WUDHU SETELAH MANDI

107. Ismail bin Musa menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq dari Al-Aswad dari Aisayah bahwasannya Nabi Saw tidak berwudhu setelah mandi. Abu Isa berkata: “Ini adalah hadist hasan shahih”. Abu Isa berkata: “Ini adalah pendapat tidak hanya seorang dari ahli ilmu yaitu para sahabat Nabi Saw, dari tabi’in bahwasannya seseorang tidak berwudhu setelah mandi”



·         Pengarang

            Kitab Sunan At-Tirmidzi dikarang oleh Imam Al-Hafidz Abu Isa Muhammad bin ‘Isa bin Surah At Tirmidzi. Beliau lahir pada 279 H di kota Tirmidz. Beliau memang dari kecil tertarik akan mempelajari bahasa Arab dan membahas tentang fiqih. Beliau berguru dengan banyak imam besar juga, seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu Dawud bin Saudi Arba’id, dan banyak lagi. Beliau wafat di umur 70 tahun dalam keadaan buta.

·         Refleksi

Saya belum pernah membuka Kitab Asli, dan ini baru pertama kali. Jujur setelah melihat kitab Asli itu sedikit kaget, banyak biasanya. Hehe. Kagetnya karena saya tidak tau apa yang dimaksud dari Kitab tersebut dan banyak tulisan beraksara Arab gundul (tanpa harokat). Lalu, saya tersadar betapa seriusnya Imam terdahulu untuk menulis hadist yang bertujuan untuk menyalurkan hadist bagi generasi penerusnya. Perjuangannya untuk mencari satu hadist, tidak mungkin 1-2 hari saja. Setelah melihat terjemahannya, saya merasa masih sedikit ilmu yang diketahui. Banyak sekali bab yang dibahas dalam kitab terjemah itu, walau itu hanya hal kecil. Islam sangatlah detail perhatiannya, yang mungkin tak dibahas di agama lain. Sangat banyak BAB yang dibahas. Bahkan 1 BAB saja, sudah banyak pula sub-judul nya. Jujur, saya ingin lebih mempelajari kitab-kita tersebut walau terjemahannya dan sedikit demi sedikit lalu paham. Jika sudah paham, akan saya praktekkan dan amalkan ke saudara-saudara muslim.

Komentar