Secangkir Kecil Picollo di Yellow Truck
Malam itu menjadi malam yang berbeda
bagi saya dan tidak terlalu biasa melakukannya. Namun malam itu adalah hal yang
luar bisaa bagiku dan sebuah perjuangan untuk melakukannya, tdiak semudah yang
dipikirkan. Saya dan 2 teman kelasku bermain sekaligus observasi gaul.
Saya harus berjualan pie buah yang saya
titipkan ke FEBI Mart untuk
mengumpulkan uang. Jadi pagi-pagi habis Al-Ma’surat
dzikir pagi, saya langsung ke pasar untuk membeli pie buah yang akan saya jual lagi, walau untungan tidak seberapa
namun itu tidak mematahkan semangatku. Keuntungan itu saya tabung di botol
bekas yangsaya hias cantik agar semangat untuk menabung dan saya harus menahan
hawa nafsu. Mungkin itu yang dinamakan perjuangan.
Setelah beberapa hari terkumpul, bisa
dibilang cukup untuk hangout bersama
kedua teman kelasku. Saat itu aku mengenakan baju sedikit santai dan gaul,
yakni memakai rok jingga, kaos pink
yang saya beri rompi tipis pink,
beserta kerudung merah hati dengan renda putih di tepinya, sewajarnya anak hangout. Saya juga membawa tas berisi
laptop beserta charge-nya.
Kita
hangout habis sholat Maghrib, sekitar
jam 18:30 berangkat dari kost teman saya dan ternyata teman saya yang satu
membawa adeknya untuk menemani dia karena rumahnya cukup jauh untuk ke Yellow
Truck. Kami menikmati perjalanan malam itu, cukup ramai jalanan malam itu.
Saya tidak perlu memakai maps untuk ke Yellow Truck, karena
sebelumnya saya sudah tau café itu. Yellow Truck berada di Jalan Kebangkitan
Nasional No. 35, Solo. Saya pernah kepo dengan
café itu dan ingin ke sana, namun impian itu terwujud malam itu. Saya cukup
tahu banyak mengetahui café di Solo, namun tidak bisa semua saya kunjungi.
Setelah sampai tujuan, jumlah parkir
motor dan mobil cukup sedikit. Saya dan kawan saya masuk ke dalam café. Tembok samping
pintu masuk café terdapat interior yang apik dan elok dilihat. Di luar café pun
disediakan gazebo payung sejumlah 3 buah. Kami masuk langsung disambut kasir order, uniknya terdapat tulisan ‘order here!’ dari bahan plat nomor
motor. Menurutku itu ide unik dan woow!,
saya sedikit kaget dan suka. Yes, I like
it!. Namun yang sedikit membuat saya kaget lagi adalah di kasir terdapat
tempat untuk menawarkan rokok dengn satu merk. Di belakang kasir order, terdapat dapur untuk membuat
makanannya dan samping kanannya tempat bar untuk meracik kopi dan minuman
lainnya, Alat-alatnya sudah cukup canggih. Pegawai barista dan casheer di
Yellow Truck adalah cowok, tidak terlihat pegawai wanita malam itu.
Jujur, kami memilih menu cukup lama memilih
menu minumannya karena untukku pertama kali juga saya datang ke café kopi. Saya
juga bingung mau pilih menu yang mana karena rasanya saya ingin mencicipi
semuanya. Unik-unik nama untuk minumannya ada 4, yakni coffee classic, non-coffee,
signature, dan KRAASH Yellow Truck Blended Beverage.
Dari jenis tersebut ada beberapa
menu pilihan. Untuk coffee classic
terdapat Black Coffee dan White Coffee. Black Coffee terdapat Espresso,
Espresso Macchiato, Americano, dan Cappucino.
White coffee terdapat latte,
flavoured latte (vanilla/caramel/hazelnut), Piccolo, flat white, caramel
macchiato, Spanish latte, mocha, dan
affogato. Untuk non-coffee terdapat
chocolate, chocolate brulee, green tea
latte, red velvet latte, taro latte, lime fritz, lychee fritz, mix lychee
fritz, lychee tea, dan tea selection
(English breakfast, Lemon Ginger, peach). Untuk signature terdapat freddo
espresso, freddo cappuccino, coffee shakerato, yellow truck signature,
esprezzoda, dan crème brulee (vanilla/caramel/hazelnut).
Untuk Krassh menunya yakni ada coffe dan
non-coffee. Untuk yang coffe terdapat truckee bomb, macaramelo bomb, kookie bomb, sedangkan untuk non-coffe yakni green tea sofuto, red velvet, taro romero, choco cloud, kookie cream, dan
caramel lava. Namun di menu ini terdapat additional yakni syrup, ice cream, espresso shot, air mineral. Untuk menu minuman
ini (kecuali additional) harga
berkisar Rp 16.000-Rp 29.000, memang cukup terjangkau harga tersebut karena
menu yang ditawarkan pun tidak biasa kita temui di café lain. Dari beberapa
menu minuman tersebut, ada menu yang bisa hot
atau iced, namun ada juga menu yang
hanya bisa hot, ada yang hanya iced. Antara iced dan hot memang
berbeda ukuran gelas dan harga.
Untuk food menu, makanannya tidak cukup asing bagiku, karena sering
dijumpai di café-café lain. Mengenai food
menunya ada 6 jenis makanan yang ditawarkan yakni rice bowl, Asian taste, western taste, light meal, pasta, dan Roti
Bakar.
Menu rice bowl terdapat chicken
katsu dori, fusion ayam rica-rica, deep
fried fish takoyaki, dan beef balck
papper. Menu Asian taste terdapat nasi bistik ayam, nasi
bistik sapi, nasi goreng kampung, nasi goreng chicken katsu, dan ayam penyet komplit. Menu western taste terdapat beef
stronoganoff with butter rice, tempura fish
& chips, chicken le cardon blue, dori fish burger, yellow truck beef
burger. Menu light meal terdapat salt & pepper tofu, salt & pepper
mushroom, yellow truck platter, French fries, French fries & sausages,
chicken drumstick, chicken wings BBQ, dan nochos 21. Menu pasta terdiri
dari spaghetti katsu with teriyaki sauce,
spaghetti bolonaise, spaghetti hot tuna, dan spaghetti carbonara. Menu Roti
Bakar yakni rasa coklat keju, cokelat kacang, traditional raya, dan kotner keju. Harga dari food menu cukup mahal, berkisar Rp 19.000 – Rp 35.000.
Dari sekian menu awalnya saya mau
pesan Americano, namun mas casheer sedikit menyarankan untuk ke
menu white coffee dan menanyai pernah
ngopi atau belum. Namun saya tidak
menjawab iya, tapi menanya balik recommended
menu untuk saya. Mas casheer pun
menyarankan memilih menu white coffee.
Lalu, saya dan kawan-kawan pesan latte
(iced) jumlah 3, piccolo (hot) 1,
dan French fries & sausages jumlah
2. Kami langsung membayar ditempat, pesanan akan diantar oleh waiters.
Serambi
menunggu pesanan, kita mencari tempat duduk yang nyaman. Berhubung malam itu
sepi pelanggan, makan kita bebas memilih tempat duduk. Kita pilih tempat duduk
dekat akan jendela dan tempat duduknya empuk. Tempat duduknya vintage dan klasik, pemilihan interior
yang apik. Terdapat bilik ruangan yang dijadikan untuk tempat nongkrong, ada bagian dalam ruangan atau
luar ruangan.
Jujur
saya sangat nyaman disitu karena berasa rumah sendiri dan bebas akan asap
rokok. Mengapa? Karena ada ruangan yang khusus untuk smoking area. Tentu saja aku memilih area yang bebas asap rokok. Di
sana terdapat fasilitas Wi-fi yang lancer,
jadi Yellow Truck recommended buat
kalian yang mikir tugas banyak dan hemat kuota. Tenang, di sana ada colokan listrik.
Pesanan
saya dahulu yang datang, saya sambut dengan bahagia dan kaget. Kaget karena
ukuran gelas kecil dan bahagia karena coffee yang saya cari selama ini.
Di
Yellow Truck pun banyak orang yang nongkrong di sini. Berbagai kegiatan mereka
di situ. Ada pula yang pulang kerja, langsung nongkrong di Yellow Truck, ada
pula pelajar yang sedang mengerjakan tugas, karena ada wifi juga yang
disediakan pihak toko.
Banyak anak laki-laki yang nongkrong di sana. Adapula yang baru mengerjakan tugas dan ngopi di sana. Yellow Truck di design seolah-olah rumah snediri. Adapula pengusaha yang dating ke situ, sepertinya sedang meeting kecil. Adapula pegawai kantor yang pulang kerja langsung nongkrong di situ bersama teman-teman kerjanya. Namun, kami tidak bisa berlama-lama di sana karena terpaut jam malam. Kami pulang jam 20:00 WIB walau saya merasa masih nyaman di Yellow Truck. Café tutup jam 22:00 WIB di hari Senin-Kamis dan tutup jam 23:00 di hari Jum’at – Minggu.
Banyak anak laki-laki yang nongkrong di sana. Adapula yang baru mengerjakan tugas dan ngopi di sana. Yellow Truck di design seolah-olah rumah snediri. Adapula pengusaha yang dating ke situ, sepertinya sedang meeting kecil. Adapula pegawai kantor yang pulang kerja langsung nongkrong di situ bersama teman-teman kerjanya. Namun, kami tidak bisa berlama-lama di sana karena terpaut jam malam. Kami pulang jam 20:00 WIB walau saya merasa masih nyaman di Yellow Truck. Café tutup jam 22:00 WIB di hari Senin-Kamis dan tutup jam 23:00 di hari Jum’at – Minggu.





Komentar
Posting Komentar